Idul Fitri menandai berakhirnya puasa pada bulan Ramadhan.
Shalat Idul Fitri biasanya dilakukan di lapangan. Adapun hukum dari Shalat Idul Fitri ini adalah sunnah mu'akkad. Sebelum shalat, kaum muslimin mengumandangkan takbir. Adapun takbir adalah sebagai berikut:Arab Latin Terjemahan
الله أكبر الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
لا إله إلا ال la ilaha illa Allah Tidak ada Tuhan selain Allah
الله أكبر الله أكبر Allahu akbar, Allahu akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
ولله الحمد wa li-illahi al-hamd Segala puji hanya bagi Allah
Takbir mulai dikumandangkan setelah bulan Syawal dimulai. Selain menunaikan Shalat Sunnah Idul Fitri, kaum muslimin juga harus membayar zakat fitrah[1][2] sebanyak 2 kilogram bahan pangan. Tujuan dari zakat fitrah sendiri adalah untuk memberi kebahagiaan pada kaum fakir miskin. Kemudian, Khutbah diberikan setelah Shalat Idul Fitri berlangsung, dan dilanjutkan dengan do'a. Setelah itu, kaum muslimin saling bermaaf-maafan. Terkadang beberapa orang akan mengunjungi kuburan.[
Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 Januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas negara-negara di dunia.Daftar isi [sembunyikan]
Kamis, 12 Februari 2009
Isra Mi'raj
Peristiwa Isra dan Mi'raj
Isra Mi'raj terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 11 kenabian. Artinya 11 tahun setelah Muhammad diangkat menjadi seorang Rasul. Jika Muhammad menjadi Nabi pada usia 40 tahun, berarti peristiwa Isra' Mi'raj itu terjadi pada saat Muhammad berusia kira-kira 51 tahun. Pada peristiwa Isra Mi'raj dapat dikatakan terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa dengan menaiki buraq . Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah shalat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.
Isra Mi'raj terjadi pada tanggal 27 Rajab tahun 11 kenabian. Artinya 11 tahun setelah Muhammad diangkat menjadi seorang Rasul. Jika Muhammad menjadi Nabi pada usia 40 tahun, berarti peristiwa Isra' Mi'raj itu terjadi pada saat Muhammad berusia kira-kira 51 tahun. Pada peristiwa Isra Mi'raj dapat dikatakan terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad SAW "diberangkatkan" oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa dengan menaiki buraq . Lalu dalam Mi'raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu.
Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah shalat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini. Walaupun begitu, peristiwa ini juga dikatakan memuat berbagai macam hal yang membuat Rasullullah SAW sedih.
Minggu, 08 Februari 2009
M a t i
SIAPA YANG PALING DEKAT DENGAN KEHIDUPAN INI ?
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini?”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri.Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
KAIN KAFAN MAYAT HARUS BAGUS
Banyak orang menggunakan kain kafan biasa pada mayat,bahkan ada yang jelek.Padahal Nabi menganjurkan agar memilih kain yang paling bagus untuk mayat.Kenapa? dari Jabi bin Abdilah bahwa Nabi bersabda,”Apabila salah seorang kalian mengkafani saudaranya,sedapat mungkin hendaknya ia mengkafaninya dengan kain kafan yang terbaik".Bahkan redaksi hadits riwayat dari Baihaki menyebutkan bahwa bahwa para mayat akan saling membagakan dan saling mengunjungi sesama ahli kubur.
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini?”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri.Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
KAIN KAFAN MAYAT HARUS BAGUS
Banyak orang menggunakan kain kafan biasa pada mayat,bahkan ada yang jelek.Padahal Nabi menganjurkan agar memilih kain yang paling bagus untuk mayat.Kenapa? dari Jabi bin Abdilah bahwa Nabi bersabda,”Apabila salah seorang kalian mengkafani saudaranya,sedapat mungkin hendaknya ia mengkafaninya dengan kain kafan yang terbaik".Bahkan redaksi hadits riwayat dari Baihaki menyebutkan bahwa bahwa para mayat akan saling membagakan dan saling mengunjungi sesama ahli kubur.
Kamis, 05 Februari 2009
A q i q a h
Aqiqah
Aqiqah dilaksanakan berdasarkan hadits dari samrah bin Jundab. “setiap anak yang dilahirkan akan tumbuh menjadi anak yang saleh dengan di tebus oleh binatang yang di sembelih pada hari ketujuh kelahiranya”Kemudian di cukur rambutnya dan diberi nama yang baik. Serta hadits yang berasal dari Salman din Amir ad Dabiyyi.”bersamaan dengal aqiqah,maka lumurilah dengan darah”(HR Bukhari dan Muslim).
Aqiqah dilaksanakan berdasarkan hadits dari samrah bin Jundab. “setiap anak yang dilahirkan akan tumbuh menjadi anak yang saleh dengan di tebus oleh binatang yang di sembelih pada hari ketujuh kelahiranya”Kemudian di cukur rambutnya dan diberi nama yang baik. Serta hadits yang berasal dari Salman din Amir ad Dabiyyi.”bersamaan dengal aqiqah,maka lumurilah dengan darah”(HR Bukhari dan Muslim).
Rabu, 04 Februari 2009
Kisah dan Cuplikan dari Al Quran
Untuk Bekal kita semua....
SIAPA YANG PALING DEKAT DENGAN KEHIDUPAN INI ?
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini? ”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri".Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
SIAPA YANG PALING DEKAT DENGAN KEHIDUPAN INI ?
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini? ”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri".Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
Azdab Allah
Tsunami
Melihat mayat-mayat yang bergelimpangan dan kerusakan yang sedemikian parah yang terjadi di Aceh akibat gempa dan tsunami pekan lalu, maka hati siapakah yang tidak akan terketuk? Sudah sepantasnya ungkapan duka cita yang tulus kita haturkan bagi para korban maupun keluarga yang ditinggalkan, tidak peduli apapun latar belakang mereka, baik agama, suku, maupun kebangsaan.
Tapi rupanya ada saja pihak berhati batu yang punya pandangan berbeda. Saya sempat naik darah saat membaca pengantar untuk majalah Sabili — sebuah majalah “Islami” yang cenderung radikal — terbitan terbaru. Dengan “enteng” sang redaksi majalah sialan itu menggolongkan para korban peristiwa itu secara sederhana: bagi mereka yang beriman, itu adalah ujian, bahkan Allah berkenan memanggil hambaNya yang bertaqwa agar cepat meninggalkan dunia fana ini tanpa menumpuk lebih banyak dosa. Mereka dianggap sebagai syuhada yang siap ditempatkan di di surga. Sementara itu, bagi mereka yang tidak beriman, itu adalah azab. Mereka meninggal dalam keadaan kafir dan siap dicemplungkan kedalam neraka. Belum lagi penggambaran terhadap korban di Thialand yang cenderung sinis — mungkin karena sebagian besar adalah wisatawan Eropa.
Terlepas dari pemahaman keagamaan semacam itu, bisakah redaksi majalah itu menulis dengan nada yang lebih hormat kepada para korban, tanpa vonis tentang sesuatu yang menjadi hak prerogratif dari Dia yang Maha Pengasih? Diluar segala pemahaman sempit keagamaan itu, peristiwa bencana semacam itu adalah sesuatu yang alamiah. Sebuah sunatullah yang cepat atau lambat pasti akan terjadi. Dari informasi ilmiah di media, kita sudah tahu bahwa ada lempeng-lempeng tektonik yang bergerak, saling bertumbukan, sehingga menimbulkan gelombang kejut yang kita sebut gempa. Dengan sebuah mekanisme alami, ini menimbulkan gelombang pasang laut yang kemudian kita sebut tsunami. Sealamiah dan sewajar setiap peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Dan firman Allah: Wa lan tajida lisunnatillahi tabdila (dan sekali-kali tidak akan kamu jumpai perubahan pada sunnatullah). Entah penduduk sekitar beriman atau tidak, Allah tidak akan menghentikan gerak lempeng benua, atau memindahkannya dari daerah Aceh. Itu bertentangan dengan sunatullah.
Ketika media lain ramai-ramai mengcover bencana Aceh dengan nada penuh empati dan simpati, Sabili justeru hanya menulisnya sekilas lewat editorial yang menusuk perasaan mereka yang berakal sehat. Selanjutnya, majalah ini lebih banyak mengekspos profil seorang pejabat negara, seolah-olah terbitan kali ini memang merupakan edisi khusus untuknya. Mungkin bagi pengelola majalah ini, si pejabat seorang dianggap lebih penting ketimbang ratusan ribu korban tsunami. Saya masih ingat, beberapa waktu lalu majalah ini juga gencar mengajak pembacanya berjihad di Fallujah, namun dalam edisi kali ini, sama sekali tidak ada himbauan untuk menjadi sukarelawan ke Aceh (Ngomong-ngomong, kemana perginya organisasi-organisasi Islam radikal macam FPI, MMI, dsb itu? Ikutkah mereka berjihad ke Aceh? Atau jangan-jangan mereka beranggapan kalau jihad itu cuma berarti memanggul senjata saja?)
Pendeknya, inilah profil majalah yang katanya Islami. Inilah profil orang-orang berpikiran pendek lagi sempit. Inilah cermin media yang tidak menginjak bumi, pemimpi dan pengkhayal. Inilah dia … Sabili.
PS: Maaf sekiranya posting kali ini terasa agak kasar. Saya tidak merasa perlu menenggang rasa kepada mereka yang memang pada dasarnya tidak punya perasaan.
Melihat mayat-mayat yang bergelimpangan dan kerusakan yang sedemikian parah yang terjadi di Aceh akibat gempa dan tsunami pekan lalu, maka hati siapakah yang tidak akan terketuk? Sudah sepantasnya ungkapan duka cita yang tulus kita haturkan bagi para korban maupun keluarga yang ditinggalkan, tidak peduli apapun latar belakang mereka, baik agama, suku, maupun kebangsaan.
Tapi rupanya ada saja pihak berhati batu yang punya pandangan berbeda. Saya sempat naik darah saat membaca pengantar untuk majalah Sabili — sebuah majalah “Islami” yang cenderung radikal — terbitan terbaru. Dengan “enteng” sang redaksi majalah sialan itu menggolongkan para korban peristiwa itu secara sederhana: bagi mereka yang beriman, itu adalah ujian, bahkan Allah berkenan memanggil hambaNya yang bertaqwa agar cepat meninggalkan dunia fana ini tanpa menumpuk lebih banyak dosa. Mereka dianggap sebagai syuhada yang siap ditempatkan di di surga. Sementara itu, bagi mereka yang tidak beriman, itu adalah azab. Mereka meninggal dalam keadaan kafir dan siap dicemplungkan kedalam neraka. Belum lagi penggambaran terhadap korban di Thialand yang cenderung sinis — mungkin karena sebagian besar adalah wisatawan Eropa.
Terlepas dari pemahaman keagamaan semacam itu, bisakah redaksi majalah itu menulis dengan nada yang lebih hormat kepada para korban, tanpa vonis tentang sesuatu yang menjadi hak prerogratif dari Dia yang Maha Pengasih? Diluar segala pemahaman sempit keagamaan itu, peristiwa bencana semacam itu adalah sesuatu yang alamiah. Sebuah sunatullah yang cepat atau lambat pasti akan terjadi. Dari informasi ilmiah di media, kita sudah tahu bahwa ada lempeng-lempeng tektonik yang bergerak, saling bertumbukan, sehingga menimbulkan gelombang kejut yang kita sebut gempa. Dengan sebuah mekanisme alami, ini menimbulkan gelombang pasang laut yang kemudian kita sebut tsunami. Sealamiah dan sewajar setiap peristiwa yang terjadi di sekitar kita. Dan firman Allah: Wa lan tajida lisunnatillahi tabdila (dan sekali-kali tidak akan kamu jumpai perubahan pada sunnatullah). Entah penduduk sekitar beriman atau tidak, Allah tidak akan menghentikan gerak lempeng benua, atau memindahkannya dari daerah Aceh. Itu bertentangan dengan sunatullah.
Ketika media lain ramai-ramai mengcover bencana Aceh dengan nada penuh empati dan simpati, Sabili justeru hanya menulisnya sekilas lewat editorial yang menusuk perasaan mereka yang berakal sehat. Selanjutnya, majalah ini lebih banyak mengekspos profil seorang pejabat negara, seolah-olah terbitan kali ini memang merupakan edisi khusus untuknya. Mungkin bagi pengelola majalah ini, si pejabat seorang dianggap lebih penting ketimbang ratusan ribu korban tsunami. Saya masih ingat, beberapa waktu lalu majalah ini juga gencar mengajak pembacanya berjihad di Fallujah, namun dalam edisi kali ini, sama sekali tidak ada himbauan untuk menjadi sukarelawan ke Aceh (Ngomong-ngomong, kemana perginya organisasi-organisasi Islam radikal macam FPI, MMI, dsb itu? Ikutkah mereka berjihad ke Aceh? Atau jangan-jangan mereka beranggapan kalau jihad itu cuma berarti memanggul senjata saja?)
Pendeknya, inilah profil majalah yang katanya Islami. Inilah profil orang-orang berpikiran pendek lagi sempit. Inilah cermin media yang tidak menginjak bumi, pemimpi dan pengkhayal. Inilah dia … Sabili.
PS: Maaf sekiranya posting kali ini terasa agak kasar. Saya tidak merasa perlu menenggang rasa kepada mereka yang memang pada dasarnya tidak punya perasaan.
Selebritis Yg Mendapat Hidayah
Gito Rollies Beberkan Testimoni dalam Pengajian
Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi dan aktor senior Gito Rollies memberikan testimoni di tengah-tengah para artis yang tergabung dalam Kelompok Pengajian Java Musikindo (Kopaja) pada pengajian rutin mereka di kediaman Adri Subono, Jakarta, kemarin
Gito malam itu terlihat segar dalam balutan setelan baju muslim warna putih dan peci hitam. Meski harus duduk di kursi roda, ia tampak sangat antusias menyampaikan kesaksian selama 40 tahun "naik panggung" dan segala hiruk pikuk dunia hiburan.
"Saya sibuk mencari penyanyi idola saya dan mengikuti apa yang dilakukan dan apa yang mereka pakai hanya untuk bisa terkenal seperti mereka," ujarnya membuka kisah.
Pria bernama asli Bangun Sugito ini mengungkapkan ketenaran dan keinginannya untuk digandrungi penggemar akhirnya menjadi kenyataan. Selama bertahun-tahun ia mengaku larut dalam kesenangan yang tiada batas.
"Tapi ternyata popularitas, kebahagiaan, dan berbagai kemudahan yang saya dapatkan hanya semu belaka. Sebab pada waktu itu saya tidak punya iman, saya merasa tidak bahagia karena kebahagiaan itu bukan datang dari Allah," katanya.
Pria kelahiran Biak 1 November 1947 ini mengaku pernah mengalami keadaan yang jauh dari Sang Maha Pencipta hingga suatu hari ia mendapat hidayah dan bertekad untuk bertaubat.
Pengajian Kopaja yang pertama di bulan suci Ramadhan kali ini dihadiri sejumlah artis diantaranya Krisdayanti dan Anag, Iis Dahlia, Nani Wijaya, Ratih Sanggarwati, Ussi Sulistyawati, Sandrina Malakiano bersama suaminya Eep Syaefullah, Andre "Stinky", Dhedy Dukun, Adrian Maulana, Gunawan, Ikang Fauzi, dan Denny Malik.
Pengajian yang berlangsung di halaman belakang rumah Adri Subono di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan ini diawali dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah. Acara berlanjut dengan shalat Isya dan tarawih serta ceramah oleh Gito Rollies.
Grup band Gigi tampil di akhir acara dengan lagu-lagu religi diantaranya "Pintu Surga", "Akhirnya", dan duet bersama Gito Rollies dalam lagu yang pernah populer pada 1978 berjudul "Cinta yang Tulus".
Di akhir acara, Gito berpesan pada para artis yang datang dalam pengajian itu agar tak silau pada pujian dan ketenaran. Menurut Gito, pujian dan ketenaran adalah hak mereka, namun semuanya hanya titipan dari Allah.
"Semua milik kita adalah milik Allah, jadi kembalikan semuanya pada Allah dan jangan silau dengan pujian dan kepopuleran itu," ujarnya.
Adri Subono sendiri sebagai tuan rumah dan penggagas pengajian Kopaja mengaku kegiatan ini diharapkan dapat menjalin silaturahmi antara sesama artis sekaligus sebagai sarana untuk lebih dekat pada Allah.(*)
Chicha Koeswoyo memeluk agama islam setelah mendengar suara adzan !!
Nama Mirza Riadiani barangkali memang tidak dikenal. Tetapi nama penyanyi cilik yang mencuat di tahun 70-an lewat lagu "Helly" nama seekor anjing kecil, pasti semua orang sudah dapat menebaknya. Ya. siapa lagi kalau bukan Chicha Koeswoyo yang sekarang lebih dikenal sebagai wanita karier. Chicha sekarang memang Direktur PT Chicha Citrakarya yang bergerak di bidang Interior Design, Enterprise, Grafic Design, dan Landscape. Yang jelas perbedaan antara Chicah cilik dan Chicha sekarang bukan pada penyanyi atau wanita karier; tetapi pada keyakinan imannya. Chicha hari ini adalah Chicha yang muslimah, yang hatinya telah terbimbing cahaya kebenaran Dinullah (Islam).
Perihal keislaman saya, beberapa majalah ibukota pernah mengakatnya. Itu terjadi tahun 1985. Singkatnya, saya tergugah mendengar suara azan dari TVRI studio pusat Jakarta.
Sebetulnya saya hampir tiap hari mendengar suara azan. Terutama pada saat saya melakukan olah raga jogging (lari pagi). Saat itu, saya tidak merasakan getaran apapun pada batin saya. Saya memperhatikannya sepintas lalu saja.
Tetapi, ketika saya sedang mempunyai masalah dengan papa saya, saya melakukan aksi protes dengan jalan mengurung diri di dalam kamar selama beberapa hari. Saya tidak mau sekolah. Saya tidak mau berbicara kepada siapapun. Saya tidak mau menemui siapapun. Pokoknya saya ngambek.
Pada saat saya mengurung diri itulah, saya menjadi lebih menghabiskan waktu menonton teve. Kurang lebih pulul 18.00 WIB. siara teve di hentikan sejenak untuk mengumandangkan azan magrib.
Biasanya setiap kali disiarkan azan magrib, pesawat teve langsung saya matikan. Tetapi pada saat itu saya betul-betul sedang malas, dan membiarkan saja siaran azan magrib kumandang sampai selesai. Begitulah sampai berlangsung dua hari.
Pada hari ketiga, saya mulai menikmati alunan azan tersebut. Apalagi ketika saya membaca teks terjemahannya di layar teve. Sungguh, selama ini saya telah lalai, tidak perhatikan betapa dalam arti dari panggilan azan tersebut.
Saya yang sedang bermasalah seperti diingatkan, bahwa ada satu cara untuk meraih kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat kelak, yaitu dengan shalat. Di sisi lain, suara azan yang mengalun syahdu, sanggup menggetarkan relung hati saya yang paling dalam. Hati saya yang resah, seperti di sirami kesejukan. Batin terasa damai dan tenteram.
Kebetulan meskipun beragama kristen, tetapi saya sekolah di SMA Yayasan Perguruan Islam Al-Azhar Kebayoran Baru. Sejak peristiwa itulah saya menjadi sering merenung dan memperhatikan teman-teman yang melaksanakan shalat di Masjid Agung Al-Azhar yang memang satu kompleks dengan sekolah saya.
Saya pun mulai sering berdiskusi dengan teman-teman sekelas, terutama dengan guru agam saya Bp Drs. Ajmain Kombeng. Beliau orang yang paling berjasa mengarahkan hidup dan keyakinan saya, sehingga akhirnya saya membulatkan tekat untuk memeluk agama Islam. Apalagi menurut silsilah, keluarga kami masih termasuk generasi kedelapan keturunan (trah) Sunan Muria.
Alhamdulillah, rupanya, masuk islamnya saya membawa berkah bagi keluarga saya dan keluarga besar Koeswoyo. Tahun 1986, saudara sepupu saya, Sari Yok Koeswoyo, mengikuti jejak saya ke jalan Allah. Bahkan di awal 1989, adik kandung saya, Hellen, telah berikrar mengucapkan dua kalimat syahadat. Alhamdulillah, tidak ada masalah yang berarti dengan keluarga kami.
Dengan Islamnya Hellen, saya merasa mempunyai teman untuk berkompetisi mendalami ajaran Islam. Pada setiap Kamis sore, ba'da shalat ashar, kami berdua tekun mendalami Islam kepada seorang guru mengaji yang datang kerumah. Sekarang ini saya sedang tekun mempelajari Al-Qura'an. Meskipun saya akui masih rada-rada susah.
Dari hasil pengkajian saya terhadap Islam dan Al-Qur'an, saya berpendapat bahwa semua permasalah yang ada didunia ini, jawabannya ada di dalam Al-Qur'an. Sebagai orang yang baru merintis usaha, saya tentu pernah mengalami benturan-benturan bisnis. Jika kegagalan dikembalikan kepada takdir Allah, maka insya Allah akan ada hikmahnya. Menurut saya, manusia boleh saja merencanakan seribu satu planning, tetapi yang menentukan tetap yang di atas (Allah SWT).
Dakwah di Australia
Setalah tamat di SMU Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tahun 1987 saya melanjutkan kuliah di Stamford Colege, mengambil jurusan Managerial Principples. Selama satu tahun setengah, saya bermukim di Negeri Kanguru, Australia. Setelah itu, selama setahun saya bermukim di Singapura, masih di lembaga yang sama, Stamford College Singapore.
Selama di Australia, saya mempunyai pengalaman menarik. Misalnya, kalau saya ingin shalat berjamaah ke masjid maka saya harus ke daerah Lucinda di negara bagian Queensland. Jauhnya sama antara Jakarta-Puncak, sekitar 90 km.
Sewaktu saya shalat di apartemen, sahabat akrab saya orang Australia, memarihai saya. "Ngapain kamu menyembah-nyembah begitu," katanya bersungut sungut. Lalu saya jawab, "Sekarang saya jauh lebih tenang daripada tadi, dari pada 5-10 menit yang lalau. "Setelah itu, kami terlibat diskusi serius tentang perbedaan Islam dan Kristen.
Alhamdulilah, sejak saat itu kawan saya tampak serius mempelajari Islam. Meskipun sampai saat ini, saya tidak tahu lagi apakah ia sudah masuk Islam atau belum. Tapi buat saya sendiri, peristiwa itu memberikan kesan yang cukup dalam. Meskipun kecil, terapi terasa telah berbuat sesuatu yang berarti bagi diri saya dan agama saya, Islam.
Saya di lahirkan di Jakarta, 1 Mei 1968, putri sulung Nomo Koeswoyo, pencipta lagu terkenal sekaligus produser rekaman. Setelah selesai studi di Australia dan Singapura, saya melanjutkan di John Robert Power Jakarta, mengambil program Public Relation.
Semua hanya rahmat Allah. Sebagai probadi saya juga ingin sukses. Saya ingin juga mengabdi diri, supaya dapat menikmati kebahagian hidup. Soal materi bagi saya ternyata tidak ada apa-apanya. Toh, kita menghadap Allah hanya dengan kain kafan dan amal.
Chicha Koeswoyo Sedang 'Transit'
Jumat, 16 Agustus 2002 : Siapa yang tidak kenal Chicha Koeswoyo? Bagi mereka yang pada tahun 1980-an seusia murid TK atau SD, Chica adalah idola. Namanya, untuk masa kini, bisa disejajarkan dengan sederet penyanyi cilik yang sedang beken seperti Sherina, Tasya, dan Miesy.
Lagu-lagu Chica seperti Helly dan Senam Pagi menjadi 'nyanyian wajib' buat anak-anak saat itu. Nama bekennya itulah yang kemudian juga mengantarkannya sebagai pemain film. Minimal tiga judul film telah dibintanginya: Kartini, Chica, dan Break Dance. Sebuah terbitan untuk anak-anak bahkan memakai namanya. Di situ ia duduk sebagai pengasuh tanya jawab dengan sobat-sobat kecilnya.
Ya, itu dulu. Seiring dengan pertumbuhannya menjadi remaja dan kemudian seorang gadis cantik, ia justru menepi dari kehidupan glamor. Apalagi saat itu ia mulai merasakan nikmatnya menjalankan ajaran agama. Sejak itu secara pelan ia pun surut dari kehidupan selebritis.
Dan, ketika ia kemudian melanjutkan pendidikan di Australia dan lalu Singapura, nama putri sulung Nomo Koeswoyo, salah satu dedengkot Koes Bersaudara, ini pun seolah 'ditelan bumi'. Nama Chica tak lagi mewarnai lembaran dunia showbiz di tanah air.
Namun, menurut Mirza Riadiani Kesuma -- nama asli Chica Koeswoyo --, ia tak menyesali meninggalkan lingkungan dunia selebritis. Semua itu ia lakukan dengan kesadaran. Dan sejak pulang ke Indonesia, sosok Chica pun berubah total.
Kini ibu dua anak ini lebih sering tampak di forum-forum pengajian. Pengajian yang rutin didatangi adalah di tempat ibu mertua dan kakak ipar. ''Saya haus dan butuh informasi aktual tentang ajaran agama karena hidup memang harus berubah. Kalau tidak, kita akan jalan di tempat,'' kata mantan artis cilik ini.
Baginya, kehidupan dunia ini hanyalah terminal, dan ia mengaku sedang transit di terminal itu. ''Yang kekal itu nanti, di akhirat,'' tuturnya.
Namun, ia melanjutkan, untuk mencapai kehidupan akhirat yang baik harus dilalui dengan kehidupan dunia yang baik pula. Kehidupan dunia yang tidak baik, katanya, akan menyesatkan manusia dari jalan lempang.
Menurut Chicha, hidup ini perlu keseimbangan. ''Memang kita berjuang untuk hidup, tapi ibadah juga jangan dilupakan. Apalagi hidup di kota besar hampir setiap orang berambisi akan materi. Karena itu, harus ada balance,'' tutur wanita yang ingin jadi entrepreneur ini.
Chicha merasa dunia ini sudah semakin tua dan seharusnya hal yang negatif dihindari. Ada kecemasan terhadap kehidupan di kota. Alangkah lebih baik, lanjut wanita yang mengaku sangat menikmati menjadi orang biasa ini, hidup diisi dengan hal yang positif daripada yang mubazir.
Agar hidup bisa sejahtera, ujarnya, tiap manusia harus berupaya hidup lurus, tidak saling menzalimi. ''Hal ini bisa diterapkan dalam keluarga dan tetangga dengan memahami cara berfikir mereka,'' kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.
Sebagai ibu rumah tangga, Chica menuturkan semua pedoman tentang hidup yang didapatkannya itu kini ingin juga ditularkan kepada keluarganya, khususnya kepada anak-anaknya. Ini, katanya, karena anak-anak akan meniru apa yang dilakukan orangtuanya. ''Orang tua adalah figur yang akurat bagi anak-anak,'' ujar mantan penyanyi cilik yang lincah melantunkan lagu 'heli, guk guk guk' itu.
Bila Chicha sedang shalat jamaah bersama suami, anak pertamanya yang masih berusia tiga tahun akan diam, dan terkadang mengikuti apa yang dilakukan kedua orang tuanya -- ikut berdoa, dzikir, dan menunggu saling cium tangan.
Mantan pelantun lagu anak-anak ini mengaku sering melakukan tafakur. Biasanya, sehabis shalat Isya dan setelah menidurkan kedua anaknya. ''Saya senang bertafakur di saat suasana hening,'' katanya.
Chica menyadari, apa yang dijalaninya kini belumlah sempurna sebagai seorang muslimat. Namun, katanya, ia selalu berupaya menuju ke sana. Sebagai misal, meski ia belum selalu memakai pakaian yang menutup seluruh aurat, tapi ia berupaya berpakaian sopan.
Sejak menikah, ujar wanita kelahiran Jakarta 1 Mei 1968, memakai baju ketat tidak cocok lagi. ''Rasanya tidak enak saja berpakaian seperti itu,'' tegas pengagum cendekiawan Muslim Nurcholish Madjid ini.
Chicha mengatakan sangat mengsyukuri apa yang didapatkannya dalam hidup ini. Apalagi, katanya, Allah masih memberikan umur yang panjang sehingga ada kesempatan untuk berbuat amal kebaikan. Ia pun selalu berdoa agar anak-anak dan keluarganya dari hari ke hari diberi keselamatan. ''Bila ada apa-apa, saya akan pasrahkan semua kepada Allah,'' ujarnya.
Menurutnya, pada waktu-waktu tertentu ia selalu berintrospeksi mengenai kekurangan apa saja yang telah diperbuat hari ini. Bila ada kesalahan pada Allah ia akan minta ampun. Bila ada kesalahan kepada orang lain, ia juga akan minta maaf kaena manusia memang tidak luput dari kesalahan.
Menurut pemilik nama asli Mirza Riadiani Koeswoyo, karena manusia tidak mengetahui rencana Allah selanjutnya, maka dia berharap senantiasa diberi kesadaran penuh dalam menghadapi hidup ini. ''Jangan sampai tidak diberi kesabaran menghadapi cobaan hidup,'' ungkap Chicha yang mengaku sering ditawari manggung dan main sinetron.
Biasanya, lanjut putri pasangan Nomo Koeswoyo dan Francisca, bila doanya mendapat keridhoan Allah, esok harinya seperti ada jalan yang terbentang lebar. ''Saya akan tambah bersyukur,'' kata Chicha yang mengaku kehidupan sehari-harinya dijadikan inspirasi oleh Nomo Koeswoyo, ayahnya.
Kini, setelah melakukan umrah di tahun 1992, Chica berkeinginan untuk dapat melaksanakan kewajiban ibadah haji. Sayangnya, ketika niat dia dan suaminya sudah bulat, ada saja rintangannya. Kebetulan sekarang ini ia sedang mengandung anak ketiganya. ''Mudah-mudahan Allah memberikan jalan,'' doa pengelola Kedai Bunga ini. n c12
Sakti “ Sheila On 7
Sakti bersama empat orang karibnya,Erros,Duta,Adam dan Anton adalah icon penting musik tanah air saat itu.Dengan petikan gitarnya,sakti turut membawa Sheila on 7 menjadi salah satu group band besar di tanah air .Kini jari jarinya tak lagi memetik chord gitar lagu-lagu Sheila,tapi chord ayat-ayat ALLAH swt dan sunnah Rosul-Nya demi masuk ke agama tauhid ini dengan utuh.
Sakti memetik hidayah di bandara Adi Sucito,Yoyakarta 5 tahun lalu ( tahun 2003 ).Saat itu ia bersama Erros akan terbang ke Malaysia untuk menerima penghargaan dari negeri jiran itu.Saat menunggu pesawat ia masuk ke toko buku. Matanya tertumpuk ke sebuah buku yang berjudul “sakaratul maut bersama Rasulullah “.Saat itu sedang musim kecelakaan pesawat,hati jadi tak menentu,kepikiran bagaimana kalau pesawat yang saya tumpangi itu jatuh dan saya mati, dan bagaimana jadinya” ujarnya. Buku itu lalu ia beli dan ia bawa kembali saat pulang.Di rumah perasaan makin trenyuh karena mendapati ibunya sedang sakit lantaran sebelah paru-parunya mengecil.Pikiranya kematian makin lekat pada kematian setelah seorang bibinya yang datang menjenguk membawakan sebuah majalah keagamaan yang juga bicara kematian.Rentetan peristiwa itu membuat Sakti merasa di ingatkan oleh ALLAH tentang kematian,hal yang dulu tak pernah ia pikirkannya dan tak pernah tahu.”Dulu saya tak tahu dimana harus bersandar bila ada masalah,saya juga tak tahu tujuan hidup ini.Tapi setelah diberi kesempatan semakin mengenal ALLAH kita sadar bahwa dia maha pengasih,maha penyayang semua makluk,maha menjawab sitiap do’a,kita jadi tahu dialah tempat bersandar yang paling tepat,”ujarnya pasti.”Selalu akan ada ujian dan fiksi,tapi bagi saya itu adalah jalan agar saya selalu istiqomah” ujarnya.
Denga segala kekuata hati itu, bias dimengerti mengapa sakti sampai mau melepaskan posisinya sebagai anggota Sheila On 7,posisi yang diimpikan jutaan anak muda di Indonesia.Menjadi bias dimengerti pula mengapa sampai ia mau berkeliling dari mesjid ke mesjid untuk berdakwah.
ITANG YUNASZ : Berkah Di Jalur Fashion Muslim
Semula,dikiranya busana muslim itu monoton,.”Diluar dugaan,terenyata busana musllim bias memberikan begiui banyak inspirasi buat saya.Saya masih bias berinovasi bahkan memberikan rejeki yang sangat luas buat saya”imbuhnya.
Jakarta (ANTARA News) - Penyanyi dan aktor senior Gito Rollies memberikan testimoni di tengah-tengah para artis yang tergabung dalam Kelompok Pengajian Java Musikindo (Kopaja) pada pengajian rutin mereka di kediaman Adri Subono, Jakarta, kemarin
Gito malam itu terlihat segar dalam balutan setelan baju muslim warna putih dan peci hitam. Meski harus duduk di kursi roda, ia tampak sangat antusias menyampaikan kesaksian selama 40 tahun "naik panggung" dan segala hiruk pikuk dunia hiburan.
"Saya sibuk mencari penyanyi idola saya dan mengikuti apa yang dilakukan dan apa yang mereka pakai hanya untuk bisa terkenal seperti mereka," ujarnya membuka kisah.
Pria bernama asli Bangun Sugito ini mengungkapkan ketenaran dan keinginannya untuk digandrungi penggemar akhirnya menjadi kenyataan. Selama bertahun-tahun ia mengaku larut dalam kesenangan yang tiada batas.
"Tapi ternyata popularitas, kebahagiaan, dan berbagai kemudahan yang saya dapatkan hanya semu belaka. Sebab pada waktu itu saya tidak punya iman, saya merasa tidak bahagia karena kebahagiaan itu bukan datang dari Allah," katanya.
Pria kelahiran Biak 1 November 1947 ini mengaku pernah mengalami keadaan yang jauh dari Sang Maha Pencipta hingga suatu hari ia mendapat hidayah dan bertekad untuk bertaubat.
Pengajian Kopaja yang pertama di bulan suci Ramadhan kali ini dihadiri sejumlah artis diantaranya Krisdayanti dan Anag, Iis Dahlia, Nani Wijaya, Ratih Sanggarwati, Ussi Sulistyawati, Sandrina Malakiano bersama suaminya Eep Syaefullah, Andre "Stinky", Dhedy Dukun, Adrian Maulana, Gunawan, Ikang Fauzi, dan Denny Malik.
Pengajian yang berlangsung di halaman belakang rumah Adri Subono di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan ini diawali dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah. Acara berlanjut dengan shalat Isya dan tarawih serta ceramah oleh Gito Rollies.
Grup band Gigi tampil di akhir acara dengan lagu-lagu religi diantaranya "Pintu Surga", "Akhirnya", dan duet bersama Gito Rollies dalam lagu yang pernah populer pada 1978 berjudul "Cinta yang Tulus".
Di akhir acara, Gito berpesan pada para artis yang datang dalam pengajian itu agar tak silau pada pujian dan ketenaran. Menurut Gito, pujian dan ketenaran adalah hak mereka, namun semuanya hanya titipan dari Allah.
"Semua milik kita adalah milik Allah, jadi kembalikan semuanya pada Allah dan jangan silau dengan pujian dan kepopuleran itu," ujarnya.
Adri Subono sendiri sebagai tuan rumah dan penggagas pengajian Kopaja mengaku kegiatan ini diharapkan dapat menjalin silaturahmi antara sesama artis sekaligus sebagai sarana untuk lebih dekat pada Allah.(*)
Chicha Koeswoyo memeluk agama islam setelah mendengar suara adzan !!
Nama Mirza Riadiani barangkali memang tidak dikenal. Tetapi nama penyanyi cilik yang mencuat di tahun 70-an lewat lagu "Helly" nama seekor anjing kecil, pasti semua orang sudah dapat menebaknya. Ya. siapa lagi kalau bukan Chicha Koeswoyo yang sekarang lebih dikenal sebagai wanita karier. Chicha sekarang memang Direktur PT Chicha Citrakarya yang bergerak di bidang Interior Design, Enterprise, Grafic Design, dan Landscape. Yang jelas perbedaan antara Chicah cilik dan Chicha sekarang bukan pada penyanyi atau wanita karier; tetapi pada keyakinan imannya. Chicha hari ini adalah Chicha yang muslimah, yang hatinya telah terbimbing cahaya kebenaran Dinullah (Islam).
Perihal keislaman saya, beberapa majalah ibukota pernah mengakatnya. Itu terjadi tahun 1985. Singkatnya, saya tergugah mendengar suara azan dari TVRI studio pusat Jakarta.
Sebetulnya saya hampir tiap hari mendengar suara azan. Terutama pada saat saya melakukan olah raga jogging (lari pagi). Saat itu, saya tidak merasakan getaran apapun pada batin saya. Saya memperhatikannya sepintas lalu saja.
Tetapi, ketika saya sedang mempunyai masalah dengan papa saya, saya melakukan aksi protes dengan jalan mengurung diri di dalam kamar selama beberapa hari. Saya tidak mau sekolah. Saya tidak mau berbicara kepada siapapun. Saya tidak mau menemui siapapun. Pokoknya saya ngambek.
Pada saat saya mengurung diri itulah, saya menjadi lebih menghabiskan waktu menonton teve. Kurang lebih pulul 18.00 WIB. siara teve di hentikan sejenak untuk mengumandangkan azan magrib.
Biasanya setiap kali disiarkan azan magrib, pesawat teve langsung saya matikan. Tetapi pada saat itu saya betul-betul sedang malas, dan membiarkan saja siaran azan magrib kumandang sampai selesai. Begitulah sampai berlangsung dua hari.
Pada hari ketiga, saya mulai menikmati alunan azan tersebut. Apalagi ketika saya membaca teks terjemahannya di layar teve. Sungguh, selama ini saya telah lalai, tidak perhatikan betapa dalam arti dari panggilan azan tersebut.
Saya yang sedang bermasalah seperti diingatkan, bahwa ada satu cara untuk meraih kesuksesan hidup di dunia dan di akhirat kelak, yaitu dengan shalat. Di sisi lain, suara azan yang mengalun syahdu, sanggup menggetarkan relung hati saya yang paling dalam. Hati saya yang resah, seperti di sirami kesejukan. Batin terasa damai dan tenteram.
Kebetulan meskipun beragama kristen, tetapi saya sekolah di SMA Yayasan Perguruan Islam Al-Azhar Kebayoran Baru. Sejak peristiwa itulah saya menjadi sering merenung dan memperhatikan teman-teman yang melaksanakan shalat di Masjid Agung Al-Azhar yang memang satu kompleks dengan sekolah saya.
Saya pun mulai sering berdiskusi dengan teman-teman sekelas, terutama dengan guru agam saya Bp Drs. Ajmain Kombeng. Beliau orang yang paling berjasa mengarahkan hidup dan keyakinan saya, sehingga akhirnya saya membulatkan tekat untuk memeluk agama Islam. Apalagi menurut silsilah, keluarga kami masih termasuk generasi kedelapan keturunan (trah) Sunan Muria.
Alhamdulillah, rupanya, masuk islamnya saya membawa berkah bagi keluarga saya dan keluarga besar Koeswoyo. Tahun 1986, saudara sepupu saya, Sari Yok Koeswoyo, mengikuti jejak saya ke jalan Allah. Bahkan di awal 1989, adik kandung saya, Hellen, telah berikrar mengucapkan dua kalimat syahadat. Alhamdulillah, tidak ada masalah yang berarti dengan keluarga kami.
Dengan Islamnya Hellen, saya merasa mempunyai teman untuk berkompetisi mendalami ajaran Islam. Pada setiap Kamis sore, ba'da shalat ashar, kami berdua tekun mendalami Islam kepada seorang guru mengaji yang datang kerumah. Sekarang ini saya sedang tekun mempelajari Al-Qura'an. Meskipun saya akui masih rada-rada susah.
Dari hasil pengkajian saya terhadap Islam dan Al-Qur'an, saya berpendapat bahwa semua permasalah yang ada didunia ini, jawabannya ada di dalam Al-Qur'an. Sebagai orang yang baru merintis usaha, saya tentu pernah mengalami benturan-benturan bisnis. Jika kegagalan dikembalikan kepada takdir Allah, maka insya Allah akan ada hikmahnya. Menurut saya, manusia boleh saja merencanakan seribu satu planning, tetapi yang menentukan tetap yang di atas (Allah SWT).
Dakwah di Australia
Setalah tamat di SMU Al-Azhar Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tahun 1987 saya melanjutkan kuliah di Stamford Colege, mengambil jurusan Managerial Principples. Selama satu tahun setengah, saya bermukim di Negeri Kanguru, Australia. Setelah itu, selama setahun saya bermukim di Singapura, masih di lembaga yang sama, Stamford College Singapore.
Selama di Australia, saya mempunyai pengalaman menarik. Misalnya, kalau saya ingin shalat berjamaah ke masjid maka saya harus ke daerah Lucinda di negara bagian Queensland. Jauhnya sama antara Jakarta-Puncak, sekitar 90 km.
Sewaktu saya shalat di apartemen, sahabat akrab saya orang Australia, memarihai saya. "Ngapain kamu menyembah-nyembah begitu," katanya bersungut sungut. Lalu saya jawab, "Sekarang saya jauh lebih tenang daripada tadi, dari pada 5-10 menit yang lalau. "Setelah itu, kami terlibat diskusi serius tentang perbedaan Islam dan Kristen.
Alhamdulilah, sejak saat itu kawan saya tampak serius mempelajari Islam. Meskipun sampai saat ini, saya tidak tahu lagi apakah ia sudah masuk Islam atau belum. Tapi buat saya sendiri, peristiwa itu memberikan kesan yang cukup dalam. Meskipun kecil, terapi terasa telah berbuat sesuatu yang berarti bagi diri saya dan agama saya, Islam.
Saya di lahirkan di Jakarta, 1 Mei 1968, putri sulung Nomo Koeswoyo, pencipta lagu terkenal sekaligus produser rekaman. Setelah selesai studi di Australia dan Singapura, saya melanjutkan di John Robert Power Jakarta, mengambil program Public Relation.
Semua hanya rahmat Allah. Sebagai probadi saya juga ingin sukses. Saya ingin juga mengabdi diri, supaya dapat menikmati kebahagian hidup. Soal materi bagi saya ternyata tidak ada apa-apanya. Toh, kita menghadap Allah hanya dengan kain kafan dan amal.
Chicha Koeswoyo Sedang 'Transit'
Jumat, 16 Agustus 2002 : Siapa yang tidak kenal Chicha Koeswoyo? Bagi mereka yang pada tahun 1980-an seusia murid TK atau SD, Chica adalah idola. Namanya, untuk masa kini, bisa disejajarkan dengan sederet penyanyi cilik yang sedang beken seperti Sherina, Tasya, dan Miesy.
Lagu-lagu Chica seperti Helly dan Senam Pagi menjadi 'nyanyian wajib' buat anak-anak saat itu. Nama bekennya itulah yang kemudian juga mengantarkannya sebagai pemain film. Minimal tiga judul film telah dibintanginya: Kartini, Chica, dan Break Dance. Sebuah terbitan untuk anak-anak bahkan memakai namanya. Di situ ia duduk sebagai pengasuh tanya jawab dengan sobat-sobat kecilnya.
Ya, itu dulu. Seiring dengan pertumbuhannya menjadi remaja dan kemudian seorang gadis cantik, ia justru menepi dari kehidupan glamor. Apalagi saat itu ia mulai merasakan nikmatnya menjalankan ajaran agama. Sejak itu secara pelan ia pun surut dari kehidupan selebritis.
Dan, ketika ia kemudian melanjutkan pendidikan di Australia dan lalu Singapura, nama putri sulung Nomo Koeswoyo, salah satu dedengkot Koes Bersaudara, ini pun seolah 'ditelan bumi'. Nama Chica tak lagi mewarnai lembaran dunia showbiz di tanah air.
Namun, menurut Mirza Riadiani Kesuma -- nama asli Chica Koeswoyo --, ia tak menyesali meninggalkan lingkungan dunia selebritis. Semua itu ia lakukan dengan kesadaran. Dan sejak pulang ke Indonesia, sosok Chica pun berubah total.
Kini ibu dua anak ini lebih sering tampak di forum-forum pengajian. Pengajian yang rutin didatangi adalah di tempat ibu mertua dan kakak ipar. ''Saya haus dan butuh informasi aktual tentang ajaran agama karena hidup memang harus berubah. Kalau tidak, kita akan jalan di tempat,'' kata mantan artis cilik ini.
Baginya, kehidupan dunia ini hanyalah terminal, dan ia mengaku sedang transit di terminal itu. ''Yang kekal itu nanti, di akhirat,'' tuturnya.
Namun, ia melanjutkan, untuk mencapai kehidupan akhirat yang baik harus dilalui dengan kehidupan dunia yang baik pula. Kehidupan dunia yang tidak baik, katanya, akan menyesatkan manusia dari jalan lempang.
Menurut Chicha, hidup ini perlu keseimbangan. ''Memang kita berjuang untuk hidup, tapi ibadah juga jangan dilupakan. Apalagi hidup di kota besar hampir setiap orang berambisi akan materi. Karena itu, harus ada balance,'' tutur wanita yang ingin jadi entrepreneur ini.
Chicha merasa dunia ini sudah semakin tua dan seharusnya hal yang negatif dihindari. Ada kecemasan terhadap kehidupan di kota. Alangkah lebih baik, lanjut wanita yang mengaku sangat menikmati menjadi orang biasa ini, hidup diisi dengan hal yang positif daripada yang mubazir.
Agar hidup bisa sejahtera, ujarnya, tiap manusia harus berupaya hidup lurus, tidak saling menzalimi. ''Hal ini bisa diterapkan dalam keluarga dan tetangga dengan memahami cara berfikir mereka,'' kata anak pertama dari tiga bersaudara ini.
Sebagai ibu rumah tangga, Chica menuturkan semua pedoman tentang hidup yang didapatkannya itu kini ingin juga ditularkan kepada keluarganya, khususnya kepada anak-anaknya. Ini, katanya, karena anak-anak akan meniru apa yang dilakukan orangtuanya. ''Orang tua adalah figur yang akurat bagi anak-anak,'' ujar mantan penyanyi cilik yang lincah melantunkan lagu 'heli, guk guk guk' itu.
Bila Chicha sedang shalat jamaah bersama suami, anak pertamanya yang masih berusia tiga tahun akan diam, dan terkadang mengikuti apa yang dilakukan kedua orang tuanya -- ikut berdoa, dzikir, dan menunggu saling cium tangan.
Mantan pelantun lagu anak-anak ini mengaku sering melakukan tafakur. Biasanya, sehabis shalat Isya dan setelah menidurkan kedua anaknya. ''Saya senang bertafakur di saat suasana hening,'' katanya.
Chica menyadari, apa yang dijalaninya kini belumlah sempurna sebagai seorang muslimat. Namun, katanya, ia selalu berupaya menuju ke sana. Sebagai misal, meski ia belum selalu memakai pakaian yang menutup seluruh aurat, tapi ia berupaya berpakaian sopan.
Sejak menikah, ujar wanita kelahiran Jakarta 1 Mei 1968, memakai baju ketat tidak cocok lagi. ''Rasanya tidak enak saja berpakaian seperti itu,'' tegas pengagum cendekiawan Muslim Nurcholish Madjid ini.
Chicha mengatakan sangat mengsyukuri apa yang didapatkannya dalam hidup ini. Apalagi, katanya, Allah masih memberikan umur yang panjang sehingga ada kesempatan untuk berbuat amal kebaikan. Ia pun selalu berdoa agar anak-anak dan keluarganya dari hari ke hari diberi keselamatan. ''Bila ada apa-apa, saya akan pasrahkan semua kepada Allah,'' ujarnya.
Menurutnya, pada waktu-waktu tertentu ia selalu berintrospeksi mengenai kekurangan apa saja yang telah diperbuat hari ini. Bila ada kesalahan pada Allah ia akan minta ampun. Bila ada kesalahan kepada orang lain, ia juga akan minta maaf kaena manusia memang tidak luput dari kesalahan.
Menurut pemilik nama asli Mirza Riadiani Koeswoyo, karena manusia tidak mengetahui rencana Allah selanjutnya, maka dia berharap senantiasa diberi kesadaran penuh dalam menghadapi hidup ini. ''Jangan sampai tidak diberi kesabaran menghadapi cobaan hidup,'' ungkap Chicha yang mengaku sering ditawari manggung dan main sinetron.
Biasanya, lanjut putri pasangan Nomo Koeswoyo dan Francisca, bila doanya mendapat keridhoan Allah, esok harinya seperti ada jalan yang terbentang lebar. ''Saya akan tambah bersyukur,'' kata Chicha yang mengaku kehidupan sehari-harinya dijadikan inspirasi oleh Nomo Koeswoyo, ayahnya.
Kini, setelah melakukan umrah di tahun 1992, Chica berkeinginan untuk dapat melaksanakan kewajiban ibadah haji. Sayangnya, ketika niat dia dan suaminya sudah bulat, ada saja rintangannya. Kebetulan sekarang ini ia sedang mengandung anak ketiganya. ''Mudah-mudahan Allah memberikan jalan,'' doa pengelola Kedai Bunga ini. n c12
Sakti “ Sheila On 7
Sakti bersama empat orang karibnya,Erros,Duta,Adam dan Anton adalah icon penting musik tanah air saat itu.Dengan petikan gitarnya,sakti turut membawa Sheila on 7 menjadi salah satu group band besar di tanah air .Kini jari jarinya tak lagi memetik chord gitar lagu-lagu Sheila,tapi chord ayat-ayat ALLAH swt dan sunnah Rosul-Nya demi masuk ke agama tauhid ini dengan utuh.
Sakti memetik hidayah di bandara Adi Sucito,Yoyakarta 5 tahun lalu ( tahun 2003 ).Saat itu ia bersama Erros akan terbang ke Malaysia untuk menerima penghargaan dari negeri jiran itu.Saat menunggu pesawat ia masuk ke toko buku. Matanya tertumpuk ke sebuah buku yang berjudul “sakaratul maut bersama Rasulullah “.Saat itu sedang musim kecelakaan pesawat,hati jadi tak menentu,kepikiran bagaimana kalau pesawat yang saya tumpangi itu jatuh dan saya mati, dan bagaimana jadinya” ujarnya. Buku itu lalu ia beli dan ia bawa kembali saat pulang.Di rumah perasaan makin trenyuh karena mendapati ibunya sedang sakit lantaran sebelah paru-parunya mengecil.Pikiranya kematian makin lekat pada kematian setelah seorang bibinya yang datang menjenguk membawakan sebuah majalah keagamaan yang juga bicara kematian.Rentetan peristiwa itu membuat Sakti merasa di ingatkan oleh ALLAH tentang kematian,hal yang dulu tak pernah ia pikirkannya dan tak pernah tahu.”Dulu saya tak tahu dimana harus bersandar bila ada masalah,saya juga tak tahu tujuan hidup ini.Tapi setelah diberi kesempatan semakin mengenal ALLAH kita sadar bahwa dia maha pengasih,maha penyayang semua makluk,maha menjawab sitiap do’a,kita jadi tahu dialah tempat bersandar yang paling tepat,”ujarnya pasti.”Selalu akan ada ujian dan fiksi,tapi bagi saya itu adalah jalan agar saya selalu istiqomah” ujarnya.
Denga segala kekuata hati itu, bias dimengerti mengapa sakti sampai mau melepaskan posisinya sebagai anggota Sheila On 7,posisi yang diimpikan jutaan anak muda di Indonesia.Menjadi bias dimengerti pula mengapa sampai ia mau berkeliling dari mesjid ke mesjid untuk berdakwah.
ITANG YUNASZ : Berkah Di Jalur Fashion Muslim
Semula,dikiranya busana muslim itu monoton,.”Diluar dugaan,terenyata busana musllim bias memberikan begiui banyak inspirasi buat saya.Saya masih bias berinovasi bahkan memberikan rejeki yang sangat luas buat saya”imbuhnya.
Senin, 02 Februari 2009
Cerita dari Nabi Muhammad
Harap di renungkan ya.....??!!!
SIAPA YANG PALING DEKAT DENGAN KEHIDUPAN INI ?
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini?”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri.Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
SIAPA YANG PALING DEKAT DENGAN KEHIDUPAN INI ?
Suatu hari Imam Ghozali bertanya kepada muridnya,”siapakah yang paling dekat dengan kehidupan ini?”Para muridnya menjawab sesuai dengan pengalaman yang mereka alami sendiri.Seorang muridnya menjawab bahwa orang tualah yang paling dekat dalam kehidupanya.. yang alinya menjawab teman dan yang lainya menjawab gurunya.Imam Ghozali kemudian menegaskan bahwa jawaban murid2nya adalah benar semua.Tapi kemudian ia mengingatkan bahwa yang sesungguhnya benar-benar paling dekat adalah sang maut,kematian.Karena kematian adalah keniscahayaan,sebuah kepastian Al Qur’an dalam surat Al Imran yang yang menyebutkan bahwa segala yang hidup ini pasti mati.
Asma'ul Husnah
ASMA’UL HUSNA
( 99 Sifat-Sifat ALLAH )
1. YA ROHMAAN
2. YA ROHIM
3. YA MALIK
4. YA QUDDUUS
5. YA SALAAM
6. YA MU’MIN
7. YA MUHAIMIN
8. YA AZZIZ
9. YA JABBAAR
10. YA MUTAKABBIR
11. YA KHOLIQ
12. YA BAARI
13. YA MUSHOWWIR
14. YA GHOFFAR
15. YA QOHHAAR
16. YA WAHHAAB
17. YA ROZZAAQ
18. YA FATTAH
19. YA ALIIM
20. YA QOOBIDH
21. YA BAASITH
22. YA KHOOFIDH
23. YA ROOFI’
24. YA MU’IZ
25. YA MUDZILL
26. YA SAMII’
27. YA BASHIR
28. YA HAKAM
29. YA ‘ADLU
30. YA LATHIIF
31. YA KHOBIIR
32. YA HALIIM
33. YA ‘AZHIIM
34. YA GHOFUUR
35. YA SYAKUUR
36. YA ‘ALIYY
37. YA KABIIR
38. YA HAFIIDH
39. YA MUQIIT
40. YA HASIIB
41. YA JALIIL
42. YA KARIIM
43. YA ROQIIB
44. YA MUJIIB
45. YA WAASI’
46. YA HAKIIM
47. YA WADUUD
48. YA MAJIID
49. YA BAA’ITS
50. YA SYAHIID
51. YA HAQQU
52. YAWAKIIL
53. YA QOWIYY
54. YA MATIIN
55. YA WALIYY
56. YA HAMIID
57. YA MUHSHII
58. YA MUBDI
59. YA MU’IID
60. YA MUHYI
61. YA MUMIIT
62. YA HAYYU
63. YA QUYYUUM
64. YA WAAJID
65. YA MAAJID
66. YA WAAHID
67. YA AHAAD
68. YA SHOMAD
69. YA QOODIR
70. YA MUQTADIR
71. YA MUQODDIM
72. YA MU’AKHIR
73. YA AWWAL
74. YA AAKHIR
75. YA ZHOOHIR
76. YA BAATHIN
77. YA WAALIY
78. YA MUTA’AALIY
79. YA BARR
80. YA TAWWAAB
81. YA MUNTAQIM
82. YA ‘AFUWW
83. YA RO’UUF
84. YA MAALIKAL MULKI
85. YA DZAL JALAALI WAL IKROOM
86. YA MUQSITH
87. YA JAAMI
88. YA GHONIYY
89. YA MUGHNIYY
90. YA MAANI
91. YA DHORRU
92. YA NAAFI’
93. YA NUUR
94. YA HAADII
95. YA BADII’
96. YA BAAQII
97. YA WAARITS
98. YA ROSYIID
99. YA SHOBUUR
( 99 Sifat-Sifat ALLAH )
1. YA ROHMAAN
2. YA ROHIM
3. YA MALIK
4. YA QUDDUUS
5. YA SALAAM
6. YA MU’MIN
7. YA MUHAIMIN
8. YA AZZIZ
9. YA JABBAAR
10. YA MUTAKABBIR
11. YA KHOLIQ
12. YA BAARI
13. YA MUSHOWWIR
14. YA GHOFFAR
15. YA QOHHAAR
16. YA WAHHAAB
17. YA ROZZAAQ
18. YA FATTAH
19. YA ALIIM
20. YA QOOBIDH
21. YA BAASITH
22. YA KHOOFIDH
23. YA ROOFI’
24. YA MU’IZ
25. YA MUDZILL
26. YA SAMII’
27. YA BASHIR
28. YA HAKAM
29. YA ‘ADLU
30. YA LATHIIF
31. YA KHOBIIR
32. YA HALIIM
33. YA ‘AZHIIM
34. YA GHOFUUR
35. YA SYAKUUR
36. YA ‘ALIYY
37. YA KABIIR
38. YA HAFIIDH
39. YA MUQIIT
40. YA HASIIB
41. YA JALIIL
42. YA KARIIM
43. YA ROQIIB
44. YA MUJIIB
45. YA WAASI’
46. YA HAKIIM
47. YA WADUUD
48. YA MAJIID
49. YA BAA’ITS
50. YA SYAHIID
51. YA HAQQU
52. YAWAKIIL
53. YA QOWIYY
54. YA MATIIN
55. YA WALIYY
56. YA HAMIID
57. YA MUHSHII
58. YA MUBDI
59. YA MU’IID
60. YA MUHYI
61. YA MUMIIT
62. YA HAYYU
63. YA QUYYUUM
64. YA WAAJID
65. YA MAAJID
66. YA WAAHID
67. YA AHAAD
68. YA SHOMAD
69. YA QOODIR
70. YA MUQTADIR
71. YA MUQODDIM
72. YA MU’AKHIR
73. YA AWWAL
74. YA AAKHIR
75. YA ZHOOHIR
76. YA BAATHIN
77. YA WAALIY
78. YA MUTA’AALIY
79. YA BARR
80. YA TAWWAAB
81. YA MUNTAQIM
82. YA ‘AFUWW
83. YA RO’UUF
84. YA MAALIKAL MULKI
85. YA DZAL JALAALI WAL IKROOM
86. YA MUQSITH
87. YA JAAMI
88. YA GHONIYY
89. YA MUGHNIYY
90. YA MAANI
91. YA DHORRU
92. YA NAAFI’
93. YA NUUR
94. YA HAADII
95. YA BADII’
96. YA BAAQII
97. YA WAARITS
98. YA ROSYIID
99. YA SHOBUUR
Minggu, 01 Februari 2009
Surga dan Neraka
Silahkan di renungkan....!!!
SIAPA ORANG YANG MASUK SURGA DAN NERAKA PERTAMA…??
Sebuah hatits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abu Syaikah dari Abu Hurairah menyebutkan bahwa nabi bersabda”tiga orang yang pertama masuk surga" yaitu :
1.Orang yang mati syahid
2.Orang lemah yang sudah berkeluarga dan dapat menjaga kehormatanya
3.Seorang budak yang mengabdi dengan baik kepada tuanya serta memenuhi hak-hak tuannya.
Sedanhgkan tiga orang yang pertama masuk Neraka:
1.Seorang pemimpin yang zalim
2.Orang kaya yang tidak memenuhi kewajibanya
3.Orang miskin yang sombong
ADA BERAPA ORANG YANG MASUK SURGA TANMPA DI HISAB?
Nabi bersabda”Ada 70.000 orang yang masuk surga tanmpa di hisab terlebih dulu pada hari kiamat, ini janji Allah…!!!...”
Para sahabat bertanya,”siapa mereka,ya Rasul?”.Nabi menjawab,”mereka adalah orang-orang yang berobat menggunakan jampi-jampi,tidak mempercayai suara burung(tathayyul),tidak berobat dengan tusukan besi panas dan kepada Allah lah mereka bertawwakal.”
SIAPA ORANG YANG MASUK SURGA DAN NERAKA PERTAMA…??
Sebuah hatits yang diriwayatkan oleh Abu Bakar bin Abu Syaikah dari Abu Hurairah menyebutkan bahwa nabi bersabda”tiga orang yang pertama masuk surga" yaitu :
1.Orang yang mati syahid
2.Orang lemah yang sudah berkeluarga dan dapat menjaga kehormatanya
3.Seorang budak yang mengabdi dengan baik kepada tuanya serta memenuhi hak-hak tuannya.
Sedanhgkan tiga orang yang pertama masuk Neraka:
1.Seorang pemimpin yang zalim
2.Orang kaya yang tidak memenuhi kewajibanya
3.Orang miskin yang sombong
ADA BERAPA ORANG YANG MASUK SURGA TANMPA DI HISAB?
Nabi bersabda”Ada 70.000 orang yang masuk surga tanmpa di hisab terlebih dulu pada hari kiamat, ini janji Allah…!!!...”
Para sahabat bertanya,”siapa mereka,ya Rasul?”.Nabi menjawab,”mereka adalah orang-orang yang berobat menggunakan jampi-jampi,tidak mempercayai suara burung(tathayyul),tidak berobat dengan tusukan besi panas dan kepada Allah lah mereka bertawwakal.”
Jumat, 30 Januari 2009
Kisah Nyata
Baca dech deh dari pada bengong....!!
SEDEKAH DENGAN UANG TERAKHIR
Cerita ini dialami oleh guru agama saya. Saya ingat betul dia menceritakan kisah ini saat dia mengajar mata pelajaran agama Islam di kelas saya (SMA) sekitar tahun 1992. Cerita ini tidak pernah saya lupakan karena inilah cerita pertama yang saya dengar tentang balasan nyata sebuah sedekah.
Guru agama saya sewaktu masih kuliah, hidupnya sangat pas-pasan. Untuk makan harus dicukup-cukupkan agar dia bisa membayar biaya kuliah dan tempat kos. Maklum, orang tuanya di kampung adalah keluarga yang sederhana. Karena tekad yang kuatlah guru agama saya berani meneruskan kuliah agar dia bisa menjadi seorang sarjana agama Islam waktu itu. Modal utama dia hanyalah keyakinan bahwa Allah pasti akan menolong umatnya yang memang berniat ingin berjuang di jalan Islam. Memang benar, keyakinan itu terjawab. Banyak sekali rejeki dari mengajar ngaji panggilan yang dia dapatkan selama kuliah. Bayaran yang dia terima besar karena rata-rata yang memakai jasa dia adalah orang-orang kaya.
Suatu ketika, guru saya kehabisan uang. Di saku celananya hanya tersisa uang untuk sekali makan dan naik kendaraan ke salah satu muridnya. Hari itu adalah jadwal mengajar di salah satu anak pejabat dan biasanya tanggal itu waktunya orang tuanya ngasih amplop untuk jasa mengajar dia. Setibanya di rumah muridnya, dia hanya ditemui pembantu sang pejabat yang mengatakan semua keluarga ke luar kota karena ada sesuatu yang sangat penting.
Dengan lemas, guru saya pulang dengan jalan kaki. Karena jika dia naik kendaraan, berarti dia tidak makan nanti sorenya, karena uang yang ada di saku cuma cukup untuk sekali makan. Saat berjalan pulang, dia bertemu dengan nenek tua yang kelaparan. Dia kasihan. Dengan mengucap bismillah dia memberikan uang terakhirnya untuk nenek tersebut. Dia berkeyakinan, Allah pasti akan menolong dia saat dia lapar nanti, karena saat ini yang paling membutuhkan adalah nenek tua tersebut.
Rupanya harapan guru saya langsung dikabulkan Allah. Baru beberapa langkah, dia menemukan uang di pinggir jalan yang cukup untuk dia makan selama satu bulan. Beberapa hari kemudian, pak pejabat menitip kabar pada kawannya untuk segera ke rumah mengambil honor mengajar ngaji. Pak pejabat memberikan 3 kali lipat honor ngaji guru saya karena dia baru mendapatkan rejeki. Bukan hanya itu, pak pejabat itu juga memberi referensi untuk mengajar ngaji di tempat temannya yang lain.
Dengan berlinang air mata, guru saya berucap itulah balasan sedekah yang diberikan oleh Allah pada umatnya yang benar-benar ikhlas. Dia mengingatkan pada kami sekelas untuk senantiasa bersedekah, karena bisa membersihkan harta dan selalu dekat denganNya. Hikmah dari kejadian ini adalah, dengan keiklasan dan keyakinan akan pertolonganNya, serta doa yang tiada henti, pasti rejeki akan mengalir seperti air dalam kehidupan kita. Terakhir saya dengar sekitar tahun 1996, guru agama saya tersebut sedang mencari tanah untuk mendirikan pondok pesantren.
Semoga guru saya tetap sehat walafiat dan selalu diberi rahmat dan hidayahNya. Saya tidak tahu di mana sekarang dia mengajar, sebab saat saya kekas 3 SMA dia pindah mengajar ke kota lain.
SEDEKAH DENGAN UANG TERAKHIR
Cerita ini dialami oleh guru agama saya. Saya ingat betul dia menceritakan kisah ini saat dia mengajar mata pelajaran agama Islam di kelas saya (SMA) sekitar tahun 1992. Cerita ini tidak pernah saya lupakan karena inilah cerita pertama yang saya dengar tentang balasan nyata sebuah sedekah.
Guru agama saya sewaktu masih kuliah, hidupnya sangat pas-pasan. Untuk makan harus dicukup-cukupkan agar dia bisa membayar biaya kuliah dan tempat kos. Maklum, orang tuanya di kampung adalah keluarga yang sederhana. Karena tekad yang kuatlah guru agama saya berani meneruskan kuliah agar dia bisa menjadi seorang sarjana agama Islam waktu itu. Modal utama dia hanyalah keyakinan bahwa Allah pasti akan menolong umatnya yang memang berniat ingin berjuang di jalan Islam. Memang benar, keyakinan itu terjawab. Banyak sekali rejeki dari mengajar ngaji panggilan yang dia dapatkan selama kuliah. Bayaran yang dia terima besar karena rata-rata yang memakai jasa dia adalah orang-orang kaya.
Suatu ketika, guru saya kehabisan uang. Di saku celananya hanya tersisa uang untuk sekali makan dan naik kendaraan ke salah satu muridnya. Hari itu adalah jadwal mengajar di salah satu anak pejabat dan biasanya tanggal itu waktunya orang tuanya ngasih amplop untuk jasa mengajar dia. Setibanya di rumah muridnya, dia hanya ditemui pembantu sang pejabat yang mengatakan semua keluarga ke luar kota karena ada sesuatu yang sangat penting.
Dengan lemas, guru saya pulang dengan jalan kaki. Karena jika dia naik kendaraan, berarti dia tidak makan nanti sorenya, karena uang yang ada di saku cuma cukup untuk sekali makan. Saat berjalan pulang, dia bertemu dengan nenek tua yang kelaparan. Dia kasihan. Dengan mengucap bismillah dia memberikan uang terakhirnya untuk nenek tersebut. Dia berkeyakinan, Allah pasti akan menolong dia saat dia lapar nanti, karena saat ini yang paling membutuhkan adalah nenek tua tersebut.
Rupanya harapan guru saya langsung dikabulkan Allah. Baru beberapa langkah, dia menemukan uang di pinggir jalan yang cukup untuk dia makan selama satu bulan. Beberapa hari kemudian, pak pejabat menitip kabar pada kawannya untuk segera ke rumah mengambil honor mengajar ngaji. Pak pejabat memberikan 3 kali lipat honor ngaji guru saya karena dia baru mendapatkan rejeki. Bukan hanya itu, pak pejabat itu juga memberi referensi untuk mengajar ngaji di tempat temannya yang lain.
Dengan berlinang air mata, guru saya berucap itulah balasan sedekah yang diberikan oleh Allah pada umatnya yang benar-benar ikhlas. Dia mengingatkan pada kami sekelas untuk senantiasa bersedekah, karena bisa membersihkan harta dan selalu dekat denganNya. Hikmah dari kejadian ini adalah, dengan keiklasan dan keyakinan akan pertolonganNya, serta doa yang tiada henti, pasti rejeki akan mengalir seperti air dalam kehidupan kita. Terakhir saya dengar sekitar tahun 1996, guru agama saya tersebut sedang mencari tanah untuk mendirikan pondok pesantren.
Semoga guru saya tetap sehat walafiat dan selalu diberi rahmat dan hidayahNya. Saya tidak tahu di mana sekarang dia mengajar, sebab saat saya kekas 3 SMA dia pindah mengajar ke kota lain.
U m u m
ETIKA PERGAULAN
Kutipan Sejumlah Kiat Untuk Memperbanyak Sahabat/Teman
Kemudian langkah-langkah yang harus kita pelajari :
Kita tidak/jangan menyombongkan diri dengan lawan bicara .
Tidak perlu menyodorkan diri untuk memberi nasihat pada orang lain.
Kalau kita dimintai bantuan dan kalau sekiranya kita mampu., kita harus membantu dan melakukannya,
Kita harus saling menghormati dalam berbicara.
Hindari sikap sok tahu/sok pintar.
Jangan suka kita berbohong.
Kalau mendapat undangan, sebaiknya kita datang.
Menutup rahasia.
Pandai-pandai menempatkan diri,
Bersikaplah ramah dan rendah hati,
Jangan lupa menyunggingkan senyum,
Kutipan Sejumlah Kiat Untuk Memperbanyak Sahabat/Teman
Kemudian langkah-langkah yang harus kita pelajari :
Kita tidak/jangan menyombongkan diri dengan lawan bicara .
Tidak perlu menyodorkan diri untuk memberi nasihat pada orang lain.
Kalau kita dimintai bantuan dan kalau sekiranya kita mampu., kita harus membantu dan melakukannya,
Kita harus saling menghormati dalam berbicara.
Hindari sikap sok tahu/sok pintar.
Jangan suka kita berbohong.
Kalau mendapat undangan, sebaiknya kita datang.
Menutup rahasia.
Pandai-pandai menempatkan diri,
Bersikaplah ramah dan rendah hati,
Jangan lupa menyunggingkan senyum,
Ceria Tentang Rasulullah
KERINGAT RASULULLAH SAW.
Tahukah Anta bahwa wangi keringat Nabi Muhammad saw.itu melebihi parfum manapun. Sahabat Anas bin Malik ra. Ia berkata : Rasulullah saw. Pernah berkunjung ke rumah kami, lalu beliau tidur di rumah kami hingga berkeringat. Kemudian, ibuku mengambil sebuah botol dan dia segera memasukkan keringat Rasulullah saw. Itu ke dalam botol tersebut. Maka Nabi saw. Terjaga dan bertanya,”Hai Ummu Sulaiman, apa yang engkau lakukan?” Ibuku menjawab, “Keringat Anda ini kami, dan keringat tersebut adalah salah satu wewangian yang paling harum.” (HR. Bukhari Muslim).(Arifin/berbagai sumber)
Tahukah Anta bahwa wangi keringat Nabi Muhammad saw.itu melebihi parfum manapun. Sahabat Anas bin Malik ra. Ia berkata : Rasulullah saw. Pernah berkunjung ke rumah kami, lalu beliau tidur di rumah kami hingga berkeringat. Kemudian, ibuku mengambil sebuah botol dan dia segera memasukkan keringat Rasulullah saw. Itu ke dalam botol tersebut. Maka Nabi saw. Terjaga dan bertanya,”Hai Ummu Sulaiman, apa yang engkau lakukan?” Ibuku menjawab, “Keringat Anda ini kami, dan keringat tersebut adalah salah satu wewangian yang paling harum.” (HR. Bukhari Muslim).(Arifin/berbagai sumber)
Kamis, 29 Januari 2009
Sekilas Info ( Dalam Negeri )
PENGGUNAAN DANA BOS :
• Pembayaran penerimaan siswa baru
• Pembelian buku referensi dan buku teks untuk perpustakaan
• Ramedial,pengayaan,olah raga,kesenian,karya ilmiah,pramuka,PMR
• Biaya ulangan,ujian dan laporan hasil belajar siswa (honor koreksi ujian,honor guru menyusun rapor siswa)
• Pembelian bahan-bahan habis pakai
• Membayaran telepon,listrik dan air
• Perawatan sekolah
• Pemberian transportasi bagi sisa miskin
• Pembiayaan pengelolaan BOS(alat tulis kantor)
• Pembelian komputer siswa, set untuk SD dan 2 set untuk SD dari untuk SMP
• Pembayaran penerimaan siswa baru
• Pembelian buku referensi dan buku teks untuk perpustakaan
• Ramedial,pengayaan,olah raga,kesenian,karya ilmiah,pramuka,PMR
• Biaya ulangan,ujian dan laporan hasil belajar siswa (honor koreksi ujian,honor guru menyusun rapor siswa)
• Pembelian bahan-bahan habis pakai
• Membayaran telepon,listrik dan air
• Perawatan sekolah
• Pemberian transportasi bagi sisa miskin
• Pembiayaan pengelolaan BOS(alat tulis kantor)
• Pembelian komputer siswa, set untuk SD dan 2 set untuk SD dari untuk SMP
Info Kesehatan
Kentang Bisa Bersihkan Kulit Wajah Berminyak :
Ambil sebutir kentang,kupas lalu cuci bersih.
Parut beri sedikit air dan aduk hingga rata, gunakan sebagai masker dan cuci bersih dengan air hangat. Dan wajah Anda akan terlihat cerah dan bersih.
Tip Menangani Sinusitis :
• Pemberian antibiotic untuk mangobati infeksi yang terjadi.
• Kompres hangat dengan handuk untuk mengurangi nyeri di sekitar wajah.
• Tinggal di lingkungan yang udaranya bersih.
• Banyak mengonsumsi vitamin C jika tubuh kurang vit. Rajin berolahraga untuk mempertebal daya tahan tubuh.
• Gunakan air hangat untuk mandi,kemudian usap dahi, hidung dan dagu dengan washlap yang telah di basahidengan air panas agar lubang hidung terbuka lebar. Rongga hidung yang kering lebih mudah terinfeksi.
• Usahakan agar hidung selalu lembab, terutama ketika cuaca panas.
• Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi.
• Berhentilah merokok.
Tip Mencegah Rematik :
Menjaga berat badan ideal adalah salah satu langkah untuk mengurani nyeri di sendi lutut. Kelebihan berat badan membebani sendi lutut serta panggul dan menambah rasa nyeri karena rematik. Selain itu bobot tubuh brlebihan memperbesar risika asam urat.
Olahraga rinagan, seperti jalan kaki,bermanfaat untuk membakar kalori,memperkuat otot dan membangun tulang yang kuat tanpa membangun persendian.
Jika tidak cukup mengkonsumsi ikan laut,konsumsilah supleman yang mengandung omega 3.Dalam omega 3 terdapat zat yang sangat efektif untuk memelihara persendian agr tetap lentur.
Khusus untuk penderita rematik karma asam urat,hindari alkohol,jeroan dan daging.Namun bila rematik karma factor usia (osteoarthritis),tidak ada makanan yang harus di hindari. Yang penting adalah pola hidup sehat.
Bila rasa nyeri muncul,segaralah memeriksakan dokter untuk mendeteksi mana yang sekedar pegal linu biasa dan mana yang merupakan gejala rematik.
Tip Cara Merawat Gigi:
Gosok gigi minimal dua kali sehari,dengan wakry minimal 2 menit.
Gosok gigi segera setelah selesai makan pagi dan sebelim tidur malam
Gunakan sikat gigi yang sesuai usia dan menjangkau semua bagian semua bagian gigi.
Gunakan pasta gigi (odol).
Simpan sikat gigi di tempat yang kering dan bersih.
Periksa kedokter gigi minimal enam bulan sekali ke dokter.
Bahaya Gigi Berlubang :
Menimbuklan Infeksi pada jantung
Meneimbulkan Infeksi ginjal.
Menimbulkan sakit kepala hebat menahun.
Khasiat Buah Kelenkeng
*Kulit Terbakar =>Ambil sedikit kulit kelengkeng kemudian bakar sampai gosong seperti arang lalu di tumbuk sampai halus dan campur dengan minyak goreng bubuhkan pada bagian yang terbakar pagi dan sore selama 3 hari.
Tip Aman Mengkonsumsi Buah :
Selalu mencuci buah dengan air mengalir sebelum di olah/dimakan.Dengan mencuci bakteri,cemaran kimiadan pestisida bias di hilangkan
Hindari buah import dengan penampakan kulit terlalu mengkilat.Buah jenis ini kemungkinan di lapisi paraffin,sejenis lilin yang dapat mempertahankan kesegaran buah,Zat ini berbahaya bagi kesehatan
Simpan buah dalam suhu rendah agar tahan lama.
Bercak buah pada buah kemungkinan besar cairan atau semprotan pestisida yang menegering.Hindari buah bercak-bercak putih.
Belilah buah pada saat musim,selain lebih murah biasanya lebih segar
Pililah buah organic,selain lebih sehat buah ini tanpa pestisida sehingga lebih baik untuk kesehatan tubuh.Buah organik biasanya secarafisik lebih kecil.
Kunyit dan Daun Delima,Sembuhkah Luka Eksim:
Parut kunyit sebesar ibu jari dan tumbuk bersama beberapa lembar daun delima
Campurkan dengan ½ sendok kapur sirih
Tumis bahan itu hingga hangat dan pupurkan pada bagian kulit yang terekena eksim
Bungkuslah dengan perban agar ramuan tidak berceceran.Lakukan setiap malam sebelum tidur.Niscahya eksim akan segera hilang
Kacang Hijau sembihkan Penyakit Maag:
• Ambil ¼ Kg kacang hijau,cuci dan keringkan
• Lalu sangria sampai masak
• Kemudian tumbuklah sampai halus seperti tepung.
• Minumlah 1 sendok yang telah diberi air
• Minumlah setiap hari ( sampai persediaan habis ).
Harap di ingat pola makan teratur tetap di jaga.
Kapan Wanita Tidak Boleh Berolah – Raga:
• Saat sedang menstrubasi.
Di awal siklus mens, esterogen dan progesterone akan rendah sehingga membuat kadar energi dan metabolisme turun.
• Malam Hari Menjelang Tidur
Para ahli mengingaktak sebaiknya jangan melakukan larut malam.Olah raga meningkatkan temperature tubuh dan kadar adrenalin dan merangsang aktivitas otak.Karena itu olah raga pada malam hari akan membuat anda susah tidur.
• Terlalu Pagi. Para periset menemukan bahwa orang-orang yang berolah raga terlalu pagi memiliki kadar stress hormone darah yang lebih tinggi sedudah berolah raga dan megalami peningkatan kadar antibody IgA.
Penderita Diabetes Melitus (MD) akan terekena Jantung dan Ginjal :
• Bagi penderita diabetes Melitus (MD) atau kencing manis sebaiknya berhati hati.Meski penyakit ini tidak mematikan,tapi 1/2 dari penyakit MD diketahui menderita penyakit jantung dan 1/3 mengalami gagal ginjal.
• Jadi resiko terkena jantung dan gagal ginjal pada penderita MD sangat tinggi dan inilah yang menjadi penyebab kematian utama penderita MD.
• Angka kejadia penyakit ini terus meninggkat seiring dengan perubaha gaya hidup terutama jenis makan yang di konsumsi dan kurangya olah raga.
Ambil sebutir kentang,kupas lalu cuci bersih.
Parut beri sedikit air dan aduk hingga rata, gunakan sebagai masker dan cuci bersih dengan air hangat. Dan wajah Anda akan terlihat cerah dan bersih.
Tip Menangani Sinusitis :
• Pemberian antibiotic untuk mangobati infeksi yang terjadi.
• Kompres hangat dengan handuk untuk mengurangi nyeri di sekitar wajah.
• Tinggal di lingkungan yang udaranya bersih.
• Banyak mengonsumsi vitamin C jika tubuh kurang vit. Rajin berolahraga untuk mempertebal daya tahan tubuh.
• Gunakan air hangat untuk mandi,kemudian usap dahi, hidung dan dagu dengan washlap yang telah di basahidengan air panas agar lubang hidung terbuka lebar. Rongga hidung yang kering lebih mudah terinfeksi.
• Usahakan agar hidung selalu lembab, terutama ketika cuaca panas.
• Istirahat yang cukup dan makan makanan yang bergizi.
• Berhentilah merokok.
Tip Mencegah Rematik :
Menjaga berat badan ideal adalah salah satu langkah untuk mengurani nyeri di sendi lutut. Kelebihan berat badan membebani sendi lutut serta panggul dan menambah rasa nyeri karena rematik. Selain itu bobot tubuh brlebihan memperbesar risika asam urat.
Olahraga rinagan, seperti jalan kaki,bermanfaat untuk membakar kalori,memperkuat otot dan membangun tulang yang kuat tanpa membangun persendian.
Jika tidak cukup mengkonsumsi ikan laut,konsumsilah supleman yang mengandung omega 3.Dalam omega 3 terdapat zat yang sangat efektif untuk memelihara persendian agr tetap lentur.
Khusus untuk penderita rematik karma asam urat,hindari alkohol,jeroan dan daging.Namun bila rematik karma factor usia (osteoarthritis),tidak ada makanan yang harus di hindari. Yang penting adalah pola hidup sehat.
Bila rasa nyeri muncul,segaralah memeriksakan dokter untuk mendeteksi mana yang sekedar pegal linu biasa dan mana yang merupakan gejala rematik.
Tip Cara Merawat Gigi:
Gosok gigi minimal dua kali sehari,dengan wakry minimal 2 menit.
Gosok gigi segera setelah selesai makan pagi dan sebelim tidur malam
Gunakan sikat gigi yang sesuai usia dan menjangkau semua bagian semua bagian gigi.
Gunakan pasta gigi (odol).
Simpan sikat gigi di tempat yang kering dan bersih.
Periksa kedokter gigi minimal enam bulan sekali ke dokter.
Bahaya Gigi Berlubang :
Menimbuklan Infeksi pada jantung
Meneimbulkan Infeksi ginjal.
Menimbulkan sakit kepala hebat menahun.
Khasiat Buah Kelenkeng
*Kulit Terbakar =>Ambil sedikit kulit kelengkeng kemudian bakar sampai gosong seperti arang lalu di tumbuk sampai halus dan campur dengan minyak goreng bubuhkan pada bagian yang terbakar pagi dan sore selama 3 hari.
Tip Aman Mengkonsumsi Buah :
Selalu mencuci buah dengan air mengalir sebelum di olah/dimakan.Dengan mencuci bakteri,cemaran kimiadan pestisida bias di hilangkan
Hindari buah import dengan penampakan kulit terlalu mengkilat.Buah jenis ini kemungkinan di lapisi paraffin,sejenis lilin yang dapat mempertahankan kesegaran buah,Zat ini berbahaya bagi kesehatan
Simpan buah dalam suhu rendah agar tahan lama.
Bercak buah pada buah kemungkinan besar cairan atau semprotan pestisida yang menegering.Hindari buah bercak-bercak putih.
Belilah buah pada saat musim,selain lebih murah biasanya lebih segar
Pililah buah organic,selain lebih sehat buah ini tanpa pestisida sehingga lebih baik untuk kesehatan tubuh.Buah organik biasanya secarafisik lebih kecil.
Kunyit dan Daun Delima,Sembuhkah Luka Eksim:
Parut kunyit sebesar ibu jari dan tumbuk bersama beberapa lembar daun delima
Campurkan dengan ½ sendok kapur sirih
Tumis bahan itu hingga hangat dan pupurkan pada bagian kulit yang terekena eksim
Bungkuslah dengan perban agar ramuan tidak berceceran.Lakukan setiap malam sebelum tidur.Niscahya eksim akan segera hilang
Kacang Hijau sembihkan Penyakit Maag:
• Ambil ¼ Kg kacang hijau,cuci dan keringkan
• Lalu sangria sampai masak
• Kemudian tumbuklah sampai halus seperti tepung.
• Minumlah 1 sendok yang telah diberi air
• Minumlah setiap hari ( sampai persediaan habis ).
Harap di ingat pola makan teratur tetap di jaga.
Kapan Wanita Tidak Boleh Berolah – Raga:
• Saat sedang menstrubasi.
Di awal siklus mens, esterogen dan progesterone akan rendah sehingga membuat kadar energi dan metabolisme turun.
• Malam Hari Menjelang Tidur
Para ahli mengingaktak sebaiknya jangan melakukan larut malam.Olah raga meningkatkan temperature tubuh dan kadar adrenalin dan merangsang aktivitas otak.Karena itu olah raga pada malam hari akan membuat anda susah tidur.
• Terlalu Pagi. Para periset menemukan bahwa orang-orang yang berolah raga terlalu pagi memiliki kadar stress hormone darah yang lebih tinggi sedudah berolah raga dan megalami peningkatan kadar antibody IgA.
Penderita Diabetes Melitus (MD) akan terekena Jantung dan Ginjal :
• Bagi penderita diabetes Melitus (MD) atau kencing manis sebaiknya berhati hati.Meski penyakit ini tidak mematikan,tapi 1/2 dari penyakit MD diketahui menderita penyakit jantung dan 1/3 mengalami gagal ginjal.
• Jadi resiko terkena jantung dan gagal ginjal pada penderita MD sangat tinggi dan inilah yang menjadi penyebab kematian utama penderita MD.
• Angka kejadia penyakit ini terus meninggkat seiring dengan perubaha gaya hidup terutama jenis makan yang di konsumsi dan kurangya olah raga.
P u a s a
Rasa Apa Orang Munafik Membaca Al Qr’an ?
- Banyak-banyaklah membaca,mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an. Sebuah hadits menyebutkan” perumpamaan orang mukmin membaca Al Qur’an seperti buah utrujjah (limau manis) baunya enak dan rasanyapun enak.Kalau orang muklmin yang tidak membaca Al Qur’an seperti buah kurma tidak berbau tapi rasanya manis.Kalau orang munafik yang memcaca Al Quran seperti buah raihan baunya enak tapi rasanya pahit. Kalau orang munafik yang tidak baca Al Qur’an seperti buah pare tidak berbau tapi rasanya pahit.(HR.Bukhari dan Muslim).
- Banyak-banyaklah membaca,mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an. Sebuah hadits menyebutkan” perumpamaan orang mukmin membaca Al Qur’an seperti buah utrujjah (limau manis) baunya enak dan rasanyapun enak.Kalau orang muklmin yang tidak membaca Al Qur’an seperti buah kurma tidak berbau tapi rasanya manis.Kalau orang munafik yang memcaca Al Quran seperti buah raihan baunya enak tapi rasanya pahit. Kalau orang munafik yang tidak baca Al Qur’an seperti buah pare tidak berbau tapi rasanya pahit.(HR.Bukhari dan Muslim).
Tentang Sholat
Tulang Ekor Tidak Hancur Di Makan Tanah ?
- Sejumlah hadits nabi menyebutkan bahwa tulang ekor (ajb adz-dzanab) merupakan benih dasar yang menjadi titik tolak penciptaan manusia dalam proses pembentukan janin. Tulang ekor ini akan tetap utuh meskipun seluruh tubuh telah hancur lebur dimakan oleh tanah.Tulang ekor inilah yang menjadi benih di hidupkanya kembalai manusia di hari kebangkitan. Nabi saw bersabda “seluruh bagian tubuh anak adam akan dimakan tanah kecuali tulang ekor”.
- Sejumlah hadits nabi menyebutkan bahwa tulang ekor (ajb adz-dzanab) merupakan benih dasar yang menjadi titik tolak penciptaan manusia dalam proses pembentukan janin. Tulang ekor ini akan tetap utuh meskipun seluruh tubuh telah hancur lebur dimakan oleh tanah.Tulang ekor inilah yang menjadi benih di hidupkanya kembalai manusia di hari kebangkitan. Nabi saw bersabda “seluruh bagian tubuh anak adam akan dimakan tanah kecuali tulang ekor”.
Z a k a t
10 Perkara Penghalang Doa
1. Kalian kenal ALLAH tetapi tidak memberikan hak-haknya yang telah diwajibkan kepada kalian.
2. Kalian membaca Al Qur’an tetapai tidak mengamalkanya ajaranya
3. Kaliam menyerukan untuk memusihi setan tetapi kalian mengikuti ajakanya
4. Kalian mengaku umat nabi Muhammad SAW,tetapi mengikari sunah-sunahnya
5. Kalian mengira bakal masuk surga.tetapitidak pernah berusaha menempuh jalan kepadanya,tatapi kalian menjerumuskan diri kedalamnya
6. Kalaian mengira akan bebas dari neraka ,tatapi kalian justru menjerumuskan diri kedalamnya
7. Kalian mengataka kematian itu hak,tetapi tidak pernah mempersiapkan diri untuk menghadapinya
8. kalian sibuk mengoreksi aib orang lain tetapi aib kalian sendiri tidak pernah di kontrol
9. Kalian selalu menikmati karunia ALLAH tetapi kalian tidak pernah mensyukurinya.
10. Kalian mengubur mayat kawan-kawan kalian tetapi tidak pernah mengambil pelejaran darinya.
* Kesepuluh perkara itulah yang menyebabkan doa kalian tidak di kabulkan oleh ALLAH swt.
1. Kalian kenal ALLAH tetapi tidak memberikan hak-haknya yang telah diwajibkan kepada kalian.
2. Kalian membaca Al Qur’an tetapai tidak mengamalkanya ajaranya
3. Kaliam menyerukan untuk memusihi setan tetapi kalian mengikuti ajakanya
4. Kalian mengaku umat nabi Muhammad SAW,tetapi mengikari sunah-sunahnya
5. Kalian mengira bakal masuk surga.tetapitidak pernah berusaha menempuh jalan kepadanya,tatapi kalian menjerumuskan diri kedalamnya
6. Kalaian mengira akan bebas dari neraka ,tatapi kalian justru menjerumuskan diri kedalamnya
7. Kalian mengataka kematian itu hak,tetapi tidak pernah mempersiapkan diri untuk menghadapinya
8. kalian sibuk mengoreksi aib orang lain tetapi aib kalian sendiri tidak pernah di kontrol
9. Kalian selalu menikmati karunia ALLAH tetapi kalian tidak pernah mensyukurinya.
10. Kalian mengubur mayat kawan-kawan kalian tetapi tidak pernah mengambil pelejaran darinya.
* Kesepuluh perkara itulah yang menyebabkan doa kalian tidak di kabulkan oleh ALLAH swt.
Langganan:
Postingan (Atom)

